Subscribe:

Astronomi

Rabu, 25 Juli 2012

Olimpiade Luar Angkasa

Pulsar yang bergerak super cepat. Kredit : X-ray: NASA/CXC/UC Berkeley/J.Tomsick et al, Optical: DSS; IR: 2MASS/UMass/IPAC-Caltech/NASA/NSF
Tidak ada apapun di luar angkasa yang diam, Pada kenyataannya sebagian besar bintang seperti pelari maraton jarak jauh yang bergerak terus menerus di luar angkasa sepanjang masa hidupnya. Tapi, ada yang berbeda. Para astronom menemukan sebuah bintang ( tampak seperti noda hijau di dalam kotak) yang jauh lebih baik sebagai pelari cepat.

Masa Depan Manusia di Antariksa: Star Trek atau Kolonisasi?

Gambaran kolonisasi di luar Bumi. kredit : ESA
Pada tahun 1968, tahun 2001 terasa masih sangat jauh. Pada tahun pembuka milenium ketiga ini bukan tak mungkin teknologi sudah sangat maju sehingga perjalanan antariksa sudah menjadi sangat umum.

Beberapa Karya Menakjubkan Di Masa Lampau

Selama ini mungkin kita sebagai manusia telah bangga dengan apa yang kita capai dalam kemajuan IPTEK. Mungkin kita mengira bahwa pembangkit listrik tenaga surya, angin, dan lainnya merupakan teknologi canggih yang ditemukan oleh para ilmuwan di zaman modern ini. Tetapi, siapa yang mengira bahwa desain teknologi yang mirip sudah lebih dulu diciptakan oleh peradaban zaman dahulu.

Selasa, 24 Juli 2012

Menggerakkan Benda Dengan Cahaya Dalam Skala Meter


Dulu, menggerakkan obyek-obyek dengan cahaya hanya mampu dilakukan dalam skala yang sangat kecil. Sekarang para ilmuwan menggerakkannya dalam skala meter.

Memindahkan Benda Dengan Cahaya

Lebih dari 40 tahun para ilmuwan menggunakan tekanan radiasi cahaya untuk memanipulasi obyek-obyek kecil di luar angkasa, akan tetapi hingga saat ini pergerakan obyek-obyek tersebut hanya terbatas pada skala yang sangat kecil, biasanya hanya beberapa ratus mikrometer dan kebanyakan dilakukan pada cairan-cairan. Pada penelitian baru, para ilmuwan mendemonstrasikan suatu teknik yang menghasilkan manipulasi optik sangat besar di udara dengan menggunakan penangkap optik yang bisa menggerakkan obyek berukuran 100 mikrometer melintasi jarak dalam skala meter dengan akurasi sekitar 10 mikrometer.

Emosi Otak Dipengaruhi Warna Cahaya


Hasil penelitian menunjukkan bahwa warna cahaya mempengaruhi cara otak memproses rangsangan emosional.

Emosi Otak Dipengaruhi Warna Cahaya

Para peneliti menginvestigasi pengaruh instan cahaya serta komposisi warnanya pada pemrosesan emosional otak dengan menggunakan pencitraan resonansi magnetik fungsional.

Kita semua tahu bahwa hari yang cerah bisa mengangkat suasana hati kita. Namun, mekanisme otak yang melibatkan pengaruh cahaya sebagian besar masih belum diketahui.

Cahaya Bisa Menghasilkan Daya Angkat


Para ilmuwan menciptakan foil cahaya yang dapat mendorong obyek-obyek kecil ke samping.

Cahaya Bisa Menghasilkan Daya Angkat

Cahaya difungsikan untuk menghasilkan tenaga yang sama yang membuat pesawat udara terbang, seperti yang ditunjukkan oleh studi baru.

Dengan desain yang tepat, aliran seragam cahaya mendorong obyek-obyek yang sangat kecil seperti halnya sayap pesawat terbang menaikkan tubuh pesawat ke udara.

Partikel Antimateri Ditemukan Dalam Bumi

Para ilmuwan melaporkan bahwa partikel-partikel antimateri eksotis dideteksi jauh di dalam bumi.

partikel antimateri

Mempelajari partikel tersebut yang diaanggap merupakan hasil dari penguraian radioaktif dalam Bumi bisa membuat para ilmuwan lebih mengerti bagaimana aliran panas dalam planet kita mempengaruhi kejadian-kejadian di permukaan seperti gunung berapi dan gempa bumi.

Mesin Waktu Kuantum

Mesin waktu yang memperkenankan anda menjelajahi masa lampau tanpa rasa takut akan paradoks yang bisa membuat anda menjadi tidak ada.




Mesin Waktu

Ingin membuat sebuah mesin waktu tapi takut akan paradoks klasik yaitu kemungkinan anda melakukan sesuatu yang tanpa disadari menyebabkan anda kehilangan keberadaan anda? Seorang profesor MIT dan beberapa rekannya menerbitkan teori yang memungkinkan perjalanan waktu tanpa paradoks ketiadaan anda. Semua yang dibutuhkan hanyalah sebuah alat teleportasi kuantum dan pemahaman jelas tentang postselection.

Pembengkokan Waktu Di Sekitar Kita

Pembengkokan Waktu Di Sekitar KitaSegalanya Memang Relatif - Para fisikawan mendemonstrasikan prinsip pembengkokan waktu dalam dunia keseharian.

Mengekspolrasi pengaruh teori relativitas Einstein bukan lagi hanya merupakan domain sains yang mempelajari roket-roket atau luar angkasa saja. Eksperimen-eksperimen yang dilakukan di atas meja di sebuah laboratorium di Colorado telah mengilustrasikan perilaku aneh waktu yaitu keanehan yang biasanya diperiksa dengan perjalanan luar angkasa dan pesawat-pesawat jet.

"Nenek Moyang" Galaksi Spiral Ditemukan


Galaksi ini sama bentuknya dengan galaksi yang dihuni manusia, Bima Sakti.
galaksi spiral,galaksi,jagat raya,bima sakti(thinkstockphoto)
Secara tidak sengaja, teleskop luar angkasa Hubble menemukan galaksi spiral yang diperkirakan lahir miliaran tahun lalu. Astronom pengguna teleskop ini mengatakan, galaksi tersebut tertangkap Hubble ketika memotret 300 galaksi yang berjarak cukup jauh.
Galaksi spiral yang diberi nama BX442 ini diketahui lahir tiga miliar tahun setelah Big Bang --teori ledakan besar asal mula jagat raya. Namun, bagian dari galaksi ini diperkirakan sudah bertualang di angkasa luar selama 10,7 miliar tahun.

17 Juli 1975, 2 Negara Adikuasa Bertemu di Luar Angkasa


Saat pintu palka dibuka di antara dua pesawat ini, Komandan AS Thomas Safford dan Komandan Soviet Aleksei Leonov, bersalaman.
atlantis,nasa,pesawat luar angkasa(thinkstockphoto)
Tepat 37 tahun lalu, dua negara adikuasa, Amerika Serikat dan Uni Soviet, bertemu di luar angkasa. AS diwakili pesawat luar angkasa Apollo 18. Sedangkan Soviet, yang belum runtuh dan pecah menjadi beberapa negara, diwakili Soyuz 19.
Pertemuan ini merupakan bagian dari misi Apollo-Soyuz Test Project. Dengan tujuan untuk pengembangan kemampuan penyelamatan di luar angkasa.

20 Juli 1969, Manusia Pertama Mendarat di Bulan


Dengan langkah berhati-hati, Armstrong meletakkan kakinya di atas permukaan berpasir Bulan. Sejarah baru tercipta.
manusia di bulan,astronaut,bulan(thinkstockphoto)
Neil Armstrong, astronaut dari Amerika Serikat, menjadi orang pertama yang menjejakkan kaki di Bulan tepat pada 43 tahun lalu. Berjarak lebih dari 386 ribu kilometer dari Bumi, Armstrong mengucapkan kalimat yang abadi hingga saat ini, "That's one small step for man, one giant leap for mankind."
Armstrong bertolak dari Bumi empat hari sebelumnya menggunakan Apollo 11 bersama Edwin Aldrin Jr., dan Michael Collins. Ia saat itu baru berusia 38 tahun, berprofesi sebagai pilot sipil, namun diangkat menjadi komandan misi tersebut.

Ditemukan, Kuil Suku Maya Memuat Wajah Raksasa


Temuan wajah raksasa dianggap sebagai temuan emas yang dapat mengungkap hubungan antara raja dengan Dewa Matahari.
suku maya,dewa matahari,guatemalaDewa Matahari Suku Maya diperlihatkan sebagai manusia hiu. Ini adalah salah satu bentuk penyamarannya yang ditemukan di sebuah monumen di Guatemala.(Edwin Román, Brown University/National Geographic News).

Menciptakan Hujan Dengan Laser


Telah bertahun-tahun peneliti mengembangkan laser yang dapat menciptakan hujan, namun laser yang ada belum memadai
laser,sinar(thinkstockphoto)
Menembakkan laser ke langit dapat menghasilkan hujan, menurut penelitian terkini oleh peneliti dari Swiss dan Jerman. Walaupun begitu, teknologi ini cukup kontroversi karena efektivitas dan kemungkinan efek samping yang diberikannya.

Suara Kodok Jadi Inspirasi Efisiensi Jaringan Nirkabel


Selama ini, kodok pohon Jepang telah terbiasa tidak melakukan panggilan di saat yang sama.
kodok pohon jepang,hyla japonicaKodok pohon Jepang (Hyla japonica)
Sekelompok tim ilmuwan dari Polytechnic University of Catalonia, Spanyol mencoba cara baru untuk membuat algoritma yang dapat mengoptimalkan node-node pada jaringan. Langkah ini diharapkan bisa diterapkan untuk mengembangkan jaringan nirkabel yang efisien.