Subscribe:

Astronomi

Sabtu, 03 Agustus 2013

4 Macam Metode Benih-Benih Tanaman yang Bisa "Terbang" di Udara


Mekanisme Parasut


Mekanisme parasut yaitu penyebaran benih dengan mahkota berbentuk mirip payung dengan rambut bercabang rumit diatasnya, yang terlihat seperti kepala bulat berbulu. Hembusan sedikit angin tertangkap rambut-rambut berbulu ini dan mendorong benih ke udara seperti parasut. Ini adalah mekanisme klasik untuk penyebaran benih Dandelion Eurasia (Taraxacum officinale) dan termasuk banyak dari Keluarga Sunflower (Asteraceae).



Mekanisme Helicopter


Helikopter (juga disebut Whirlybirds) termasuk benih atau satu unggulan buah (Samaras) dengan sayap kaku atau membran di salah satu ujung. Sayap biasanya memiliki sedikit lapangan (seperti pisau baling-baling atau kipas), menyebabkan benih berputar karena jatuh. Tergantung pada kecepatan angin dan jarak di atas tanah, biji helikopter dapat dilakukan jarak yang cukup jauh dari tanaman induk. Tindakan berputar mirip dengan auto-rotasi dalam helikopter, ketika helikopter "perlahan" turun setelah kehabisan "tenaga".


Benih "berputar" dari Thailand: A. Diptocarpus alatus (Diptocarpaceae). B. Diptocarpus obtusifolius. C. Gluta (Melanorrhoea) usitata (Anacardiaceae). Spesies yang terakhir disebut juga pohon lacquer Burma dan dikenal sebagai sumber lacquer. Resin secara kimiawi mirip dengan pohon lacquer Jepang. Seperti pohon lacquer Jepang dan poison oak, kanal-kanal resin juga mengandung urushiol, campuran senyawa fenolik beracun yang menyebabkan respon kekebalan yang dimediasi sel pada beberapa orang. Identifikasi courtesy of Dr Tomiki Sando, Thailand.

Mekanisme Baling-Baling


Meskipun modus penyebaran mereka mirip dengan metode helikopter, benih dengan baling-baling termasuk biji dengan sayap tipis di seluruh biji atau di setiap ujungnya. Ketika dilepaskan dari kapsul biji, mereka memintal atau berputar di udara. Apakah mereka berputar atau hanya bergetar tergantung pada bentuk, ukuran dan tekanan sayap dan kecepatan angin. Metode penyebaran angin ditemukan di banyak spesies tanaman berbunga di banyak keluarga tanaman yang berbeda. Beberapa contoh biji dengan baling-baling ialah Keluarga Quassia (Simaroubaceae): Pohon surga (Ailanthus altissima), Keluarga Figwort (Scrophulariaceae): Empress tree (Paulownia tomentosa), Bignonia Keluarga (Bignoniaceae): Jacaranda (Jacaranda mimosifolia), catalpa (Catalpa speciosa), willow gurun (Chilopsis linearis), lonceng kuning (Tecoma Stans), anggur bower (Pandorea jasminoides), ungu anggur terompet (callistegioides Clytostoma), dan pohon-pohon terompet luar biasa (Tabebuia serratifolia dan T. ipe), Elm keluarga (Ulmaceae): elm Amerika dan Cina (Ulmus americana dan U. parvifolia), soapberry keluarga (Sapindaceae): Hop benih (Dodonea viscosa), dan keluarga Goosefoot (Chenopodiaceae): Empat sayap saltbush (Atriplex canescens).

Mekanisme Pesawat Layang


Benih dengan mekanisme pesawat luncur (Gliders) adalah biji dengan 2 sayap lateral yang menyerupai sayap pesawat terbang. Mereka melayang-layang udara ketika lepas dari buahnya dan meluncur melalui udara seperti pesawat layang. Salah satu contoh terbaik dari metode ini adalah Alsomitra macrocarpa, pohon anggur tropis di Keluarga Labu (Cucurbitaceae) asli ke Kepulauan Sunda dari Kepulauan Melayu. Meskipun benih bervariasi dalam bentuk, beberapa yang paling simetris menyerupai bentuk sayap pesawat terbang atau pesawat siluman. Menurut Peter Loewer (Benih: The Definitive Guide untuk Tumbuh, Sejarah, dan Lore, 1995), biji aerodinamis turun sejauh 20 kaki (6 meter) secara spiral, meskipun hembusan angin mungkin akan membawanya lebih jauh lagi.



Benih bersayap yang luar biasa ini berasal dari Labu Tropis Asia: Alsomitra macrocarpa. Keseluruhan benih memiliki lebar sayap dari 5 inci (13 cm) dan mampu meluncur melalui udara dari hutan hujan di kalangan luas. Benih ini dilaporkan menginspirasi desain pesawat awal dan glider.
  Sumber:http://www.kaskus.co.id/thread/50df07387e12435546000004/unik-benih-benih-tanaman-yang-bisa-quotterbangquot-di-udara-picsvideo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar