Subscribe:

Astronomi

Selasa, 24 Juli 2012

Tentang Gigi


Gigi dan MulutFungsi Gigi
Secara histologis, jaringan gigi dan mulut berasal dari mesoderm dan ektoderm, yang memiliki 3 fungsi utama yaitu, pengunyahan (mastikasi), keindahan (estetika), dan berbicara (phonetic). Dalam mulut, gigi tertanam dalam tulang rahang dan dilindungi oleh gusi (gingiva), dengan bentuk yang berbeda – beda sesuai dengan fungsinya.


Gigi Seri (Incisivus)
Gigi ini letaknya berada di depan, dan berfungsi untuk memotong makanan (mastikasi). Jumlahnya ada 8, dengan pembagian 4 berada di rahang atas dan 4 berada di rahang bawah. Gigi seri susu mulai tumbuh pada bayi usia 4 – 6 bulan, kemudian diganti dengan gigi seri permanen pada usia 5 – 6 tahun pada rahang bawah dan pada usia 7 – 8 tahun pada rahang atas.

Gigi Taring (Caninus)
Posisi gigi ini terletak pada sudut mulut, di sebelah gigi seri, dan merupakan gigi yang paling panjang dalam rongga mulut. Fungsinya adalah untuk mengoyak makanan. Jumlahnya ada 4, dengan pembagian 2 ditiap rahang, 1 di kiri dan 1 di kanan. Gigi susu caninus ini diganti dengan gigi caninus permanen pada usia 11 – 13 tahun.

Gigi Geraham Kecil (Premolar)
Gigi ini jumlahnya 8, dengan pembagian 4 ditiap rahang, 2 di kiri dan 2 di kanan. Gigi ini hanya ada pada gigi dewasa, dan letaknya berada di belakang caninus. Tumbuh pada usia 10 – 11 tahun dan menggantikan posisi dari gigi molar susu. Bersama gigi molar, gigi ini berfungsi untuk melumatkan makanan, dan pada proses orthodontie, gigi ini sering “dikorbankan”.

Gigi Geraham (Molar)
Gigi molar susu berjumlah 8 seperti gigi premolar, kemudian lepas pada usia 10 – 11 tahun dan digantikan oleh gigi premolar. Sedangkan gigi molar permanen tumbuh di belakang gigi premolar setelah gigi molar susu lepas dan digantikan oleh gigi premolar. Jumlah dari gigi molar permanen adalah 12, dengan pembagian 6 di tiap rahang, 3 di tiap sisi kanan dan kiri. Gigi molar permanen inilah yang paling sering berlubang dan menyebabkan keluhan.

Proses Pertumbuhan Gigi
Dalam pertumbuhannya, gigi mengalami 2 fase pergantian. Diawali dari pertumbuhan gigi susu yang lengkap pada umur 3 tahun dengan jumlah 20 gigi, kemudian diganti dengan fase gigi tetap yang diawali pada usia 13 tahun keatas. Pertumbuhan gigi tetap ini menjadi lengkap setelah jumlah gigi menjadi 32 gigi, sekitar umur 17 – 21 tahun. Fase diantara awal fase gigi tetap sampai gigi tetap yang lengkap disebut fase gigi campuran, yaitu antara umur 13 – 17 tahun.


PRAKIRAAN JADUAL ERUPSI GIGI ( munculnya gigi ke permukaan mulut )

GIGI SUSU
(kiri gigi atas - kanan gigi bawah)
1. Gigi seri pertama 8–13 bln 6–12 bln
2. Gigi seri kedua 8–13 bln 6–12 bln
3. Gigi taring 16-22 bln 17-23 bln
4. Gigi geraham susu 1 13-19 bln 14-18 bln
5. Gigi geraham susu 2 25-33 bln 23-31 bln

GIGI TETAP
(kiri gigi atas - kanan gigi bawah)
1. Gigi seri pertama 6,5-8,5 thn 6–8 thn
2. Gigi seri kedua 6,5–8,5 thn 6-8 thn
3. Gigi taring 10-12 thn 9-11 thn
4. Gigi geraham kecil 1 9,5–11,5 thn 9,5-12 thn
5. Gigi geraham kecil 2 9,5–11,5 thn 9,5-12 thn
6. Gigi geraham besar 1 6-7 thn 6-7 thn
7. Gigi geraham besar 2 11,5-12,5 thn 11-13 thn
8. Gigi geraham besar 3 17 - 21 thn 17-21 thn
(Wray & Wray – British Medical Association)


PENJELASAN :
1. Manusia diberkati Tuhan dua perangkat gigi yang tumbuh cuma sekali :
a. Perangkat gigi susu terdiri dari 20 buah (gigi seri (4), taring (2) dan geraham (4) pada setiap rahangnya).
b.Perangkat gigi tetap terdiri dari 32 buah.(gigi seri (4), taring (2), geraham kecil (4)dan geraham besar (6) pada setiap rahangnya)
2. Setiap gigi susu masing-masing memiliki gigi tetap pengganti (sesuai nomor pada tabel)
3. Warna gigi sementara (susu) relatif lebih putih ketimbang gigi tetap, karena itu dinamai gigi susu.
4. Gigi geraham besar tidak punya gigi susu pendahulu
5. Secara alami akar setiap gigi susu akan memendek terus dan diserap tubuh secara bertahap, dengan syarat gigi ini tetap sehat sampai saat dia tanggal. Dengan makin
pendeknya akar ini, gigi susu menjadi goyang dan tambah goyang sehingga akan tanggal sendiri pada waktunya.
6. Gigi susu yang sudah berlubang, rusak dan syarafnya mati tidak mengalami proses pemendekan akar secara alami, sehingga pada saat akan tanggal gigi ini tidak goyang
dan karenanya harus dicabut dengan bantuan doktergigi.
7. Secara alami, gigi susu yang tanggal diiringi munculnya gigi tetap penggantinya ke
rongga mulut.
8. Kalau gigi tetap pengganti sudah muncul, berarti gigi susu pendahulunya harus sudah tanggal. Kalau tidak tanggal sendiri, maka gigi susu ini harus dicabut.


sumber:
http://ulietri.student.umm.ac.id/
http://www.tanyapepsodent.com/usia-keberapakan-gigisusu-masih-dapat-lepascopot

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar